Printer Epson L100 dan L200 – Printer yang Cocok untuk Pasar Indonesia

Selama ini kita menggunakan printer dengan cartridge atau printer modifikasi pada tintanya. Pada saat tinta habis, kita harus mengganti cartridge nya atau mengisinya dengan cara disuntik atau diteteskan. Cara tersebut dapat memberikan dampak buruk kepada printer karena printer menjadi cepat rusak.
Dewasa ini, ada terobosan baru yang dilakukan oleh PT. Epson Indonesia. Dengan produk barunya yaitu printer Epson L100 dan L200, para konsumen akan dimanjakan dengan printer bersistem tangki pertama di Indonesia bahkan di dunia, tanpa dimodifikasi seperti produk sebelumnya.


Printer Epson L100 dan L200 dengan sistem tangki adalah satu-satunya dan pertama di dunia. Menurut General Manager PT. Epson yaitu Kazuo Nakamura, printer Epson L100 dan L200 diproduksi untuk membantu pemakainya dalam meningkatkan produktivitas cetak disamping juga untuk menghemat biaya.
Untuk pangsa pasarnya sendiri, Indonesia dianggap sebagai pasar yang strategis bagi penjualan printer Epson L100 dan L200 ini. Para konsumen potensial yang kira-kira tertarik dengan produk printer bersistem tangki pertama di dunia tersebut di antaranya adalah: pelajar, mahasiswa, pabrik, kantor, dan juga rumahan. Hampir semua pihak akan membutuhkan printer bersistem tangki pertama tersebut.
Tak ada perbedaan yang mencolok antara kedua jenis printer tersebut. Keduanya, baik printer Epson L100 dan L200 merupakan printer bersistem tangki pertama di dunia. Yang membedakan hanyalah fungsinya saja. Epson L100 hanya memiliki satu fungsi untuk mencetak saja, sedangkan L200 adalah printer multifungsi (multifunction printer) yang bisa mencetak, scan dan copy (print, scan, copy). Namun, keduanya adalah printer bersistem tangki tanpa modifikasi.
Printer yang dijual dengan harga US$ 129 untuk L100 dan US$ 169 untuk L200 tersebut mampu mencetak 4000 halaman dokumen hanya dengan bermodalkan 1 botol tinta hitam berukuran 70 ml. Sedangkan untuk yang berwarna, kedua jenis printer tersebut mampu mencetak 6500 halaman. Harga tinta asli untuk kedua printer ini hanya US$ 5.5 perbotol. Sangat hemat bukan?
Tak hanya masalah penghematan pada proses cetaknya, ternyata kedua jenis printer tersebut juga memiliki resolusi maksimum yang bagus yaitu sebesar 5760 x 1440 dpi. Kemampuan untuk mencetak hasil fotopun lebih detail pada printer Epson L100 dan L200 tersebut karena dilengkapi dengan fitur VSDT atau variable size droplet technology.
Berdasarkan paparan di atas, dapat kita ketahui bahwa printer Epson L100 dan L200 tak hanya unggul dari segi tangkinya saja yang merupakan printer pertama dan satu-satunya di dunia yang bersistem tangki, namun juga kelebihan lain seperti masalah detail warna yang lebih jelas dan masalah penghematan pada proses cetak dokumen.
Tunggu apalagi? Miliki sekarang juga printer Epson L100 dan L200 yang hemat biaya dan memudahkan pekerjaan kita!
Di Angsana Computer sudah tersedia Printer Epson L100 dengan harga Rp 1.500.000.
Post a Comment